17 Juli 2008

Bekerja untuk keunggulan Bangsa

Artinya seluruh kader Partai HANURA:

  • Sadar akan pentingnya membangun bangsa yang berkualitas untuk berkompetisi di pentas global.

  • Sanggup bekerja keras demi kemajuan bangsa.

  • Berjuang melahirkan sumber daya manusia yang unggul.

  • Meneguhkan kembali komitmen mengolah semua potensi sumber daya alam bagi kesejahteraan seluruh bangsa.

Saatnya Hatinurani Bicara

  • Reformasi memang telah memberikan kebebasan, namun harus dibayar mahal dengan hilangnya rasa persaudaraan sebagai bangsa, dan digantikan perasaan yang penuh kebencian, dendam, curiga, saling hujat, bertengkar satu dengan yang lain, bahkan terkadang saling menyerang antar anak bangsa.
  • Keterpurukan ini tidak lain adalah buah dari nafsu yang tidak terbendung, yang tidak dapat dikendalikan.
  • Lawan dari nafsu (dalam Islam disebut nafsu zulmani) adalah kekuatan hati nurani.
    Saatnya semua elemen bangsa diajak kembali menggunakan hati nuraninya dalam berpikir, bersikap, dan bertindak.
  • Jika hati nurani mulai bicara maka sesama anak bangsa akan saling asih, asah, dan asuh, dan pada akhirnya akan terbangun suasana yang tertib, aman, dan sejahtera.

Struktur Organisasi Partai

  • Tingkat pusat, tingkat provinsi, tingkat kabupaten/kota, tingkat kecamatan, tingkat desa/kelurahan, bahkan sampai RT/RW.
  • Kepengurusan tingkat pusat terdiri dari Dewan Penasehat, Majelis Pakar, Dewan Pimpinan Pusat dan Organisasi Sayap.
  • Para pengurus dipilih dari tokoh/kader partai yang memiliki komitmen terhadap perjuangan partai.
  • Bagi para pengurus yang mengingkari komitmennya akan terus-menerus dilakukan penggantian secara terus-menerus.

NKRI, Pacasila dan UUD 45

  • NKRI, Pancasila, serta UUD 1945 adalah kesepakatan kolektif bangsa yang harus dipertahankan dan tidak bisa ditawar-tawar lagi.
  • Apabila ada niat melakukan penyempurnaan UUD 1945 harus melalui kesepakatan kolektif bangsa dengan dibangun terlebih dahulu grand design yang komprehensif melalui uji sahih/uji publik yang kredibel.
  • Penyempurnaan UUD 1945 bukan diserahkan semata-mata kepada kaum politisi, tetapi dilakukan bersama-sama dengan para arsitek konstitusi yang benar-benar ahli di bidangnya.
  • Dalam catatan sejarah bangsa, mengutak-atik NKRI, Pancasila, dan UUD 1945 hanya akan menimbulkan perpecahan bangsa dan bukan menghasilkan kebaikan.

Mengapa disebut Partai Organik


  • Kebalikan partai organik adalah partai mesin, yaitu partai yang hanya bergerak kalau ada instruksi dan pasokan bahan bakar dari pusat. Partai semacam ini bukan partai perjuangan, bukan partai pengabdian. Fondasinya rapuh, semangatnya diukur dari fulus semata.

  • Partai organik adalah seperti jamur yang tumbuh di mana saja dalam keadaan bagaimana pun juga, mampu menghidupi dirinya sendiri dengan memanfaatkan lingkungannya.
    Pusat partai telah menyediakan dukungan awal dan bibit unggul yang dipercaya rakyat akan membantu kesejahteraan, selanjutnya ditanam, dirawat, dan dipanen oleh para pengurus partai di seluruh daerah.

  • Pusat partai tetap menyiapkan berbagai sarana dan cadangan yang cukup untuk menghadapi kondisi yang tak terduga, terutama menghadapi event penting.

  • Partai HANURA bukan mesin politik maka ia akan terus bergerak dan tumbuh, tanpa harus menunggu petunjuk serta dukungan dari pusat.

Tugas Pokok Partai

  • Partai membangun organisasi yang solid dan merakyat di semua tingkatan.
  • Melakukan rekrutmen dan kaderisasi serta upaya-upaya taktis dan strategis untuk memenangkan perebutan hati rakyat, pemilu legislatif, pemilihan presiden/wakil presiden dan pemilihan kepala daerah/wakil kepala daerah.
  • Untuk melaksanakan misi partai dalam rangka mewujudkan kemandirian bangsa dan kesejahteraan rakyat.

Misi Partai Hanura

  • Mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa melalui penyelenggaraan negara yang demokratis, transparan, akuntabel, dengan senantiasa berdasar pada Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Melahirkan pemimpin yang bertakwa, jujur, berani, tegas, dan berkemampuan, yang dalam menjalankan tugas selalu mengedepankan hati nurani.
  • Menegakkan hak dan kewajiban asasi manusia dan supremasi hukum yang berkeadilan secara konsisten, sehingga dapat menghadirkan kepastian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
  • Membangun sumber daya manusia yang sehat dan terdidik yang didasari akhlak dan moral yang baik serta memberi kesempatan seluas-luasnya kepada kaum perempuan dan pemuda untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa.
  • Membangun ekonomi nasional yang berkeadilan dan berwawasan lingkungan serta membuka kesempatan usaha dan lapangan kerja yang seluas-luasnya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rakyat.
  • Memberantas korupsi secara total dalam rangka mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan bermartabat.
  • Mengembangkan Otonomi Daerah untuk lebih memacu pembangunan di seluruh tanah air dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Visi Partai

Kemandirian BangsaBangsa dan Kesejahteraan Rakyat.

Kemandirian BangsaBangsa.

Indonesia saat ini terasa tidak mandiri lagi. Banyak tekanan dan intervensi asing yang sudah merajalela merugikan kehidupan seluruh bangsa. Kita harus rebut kembali, bangun kembali kemandirian kita dalam penyelenggaraan negara.

Kesejahteraan Rakyat.

Sebuah kata yang sudah sangat sering diucapkan tetapi sangat sulit diwujudkan. Semua kader Partai HANURA yang juga calon pemimpin bangsa, di benaknya harus selalu tertanam kalimat 'kesejahteraan rakyat Indonesia', sekaligus mampu berusaha menghadirkannya

Azas, Ciri dan Nilai Dasar Perjuangan

Ketakwaan; dalam gerak langkahnya senantiasa mendasarkan pada nilai etika dan moralitas atas dasar Ketuhanan Yang Maha Esa.
Kemandirian; pribadi yang bermartabat dengan mengutamakan sumber daya manusia dan sumber daya alam untuk keunggulan bangsa, tanpa harus bergantung pada pihak lain dan terbebas dari intervensi pihak asing.
Kebersamaan; selalu menjalin keharmonisan dari keberagaman etnis, suku, agama, bahasa, dan adat istiadat.
Kerakyatan; peka dan tanggap terhadap aspirasi, tuntutan, kondisi, dan harapan rakyat serta konsisten dalam memperjuangkannya.
Kesederhanaan; selalu mengedepankan sikap dan perilaku yang bersahaja.

Lambang Partai


Gambar lambang berbentuk empat persegi panjang dengan warna putih-merah-putih mendatar, pada bagian merah bertuliskan HANURA warna putih dengan ujung meruncing berbentuk anak panah melesat maju menembus warna coklat tanah dan pada bagian putih bawah tertulis PARTAI HATI NURANI RAKYAT warna hitam.

Arti warna pada lambang:

Lambang terdiri dari warna putih, merah, hitam dan coklat tanah.

a. Warna putih bermakna kesucian dalam mengemban amanah hati nurani rakyat.

b. Warna merah bermakna keberanian dalam menghadapi berbagai tantangan perjuangan.

c. Warna coklat tanah bermakna kearifan dalam mewujudkan kemandirian bangsa dan kesejahteraan rakyat.

d. Warna hitam bermakna keteguhan hati dan ketegasan sikap dalam mencapai cita-cita perjuangan.

Arti simbol pada lambang:
a. Anak panah bersudut lima melambangkan cita-cita yang akan dicapai berlandaskan Pancasila.
b. Tulisan HANURA di tengah anak panah melambangkan derap langkah perjuangan Partai yang selalu bergerak maju mengemban amanah hati nurani rakyat.
c. Gambar lambang berbentuk empat persegi panjang bermakna komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam wadah NKRI.

Arti lambang secara keseluruhan adalah Partai HANURA sebagai pengemban amanah suci hati nurani rakyat, senantiasa teguh berjuang menghadapi berbagai tantangan untuk mewujudkan kemandirian bangsa dan kesejahteraan rakyat berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Makna Hati Nurani

  • Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia (Badudu-Zain, Sinar Harapan, 2001) kata 'hati nurani' diartikan perasaan yang dalam, batin.
  • Islam mengenal kata bashirah untuk menyebut hati nurani, yang berarti pandangan mata batin. Sesungguhnya, di dalam hal yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang memiliki mata hati (bashirah). (QS. Ali Imran: 13) Bashirah selalu konsisten kepada kebenaran dan kejujuran.
  • Dokumen Konsili Vatikan II, GS 16 mencatat, hati nurani merupakan petunjuk dan keputusan akhir dalam interaksinya dengan akal budi manusia dalam berhadapan dengan dirinya, orang lain, dan Tuhannya. Di situ ia seorang diri bersama Allah, yang sapaan-Nya menggema dalam batinnya.
  • Dalam Perjanjian Baru, Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. (Kol 3:23) Di samping taat kepada hukum Allah, manusia juga perlu harmonisasi dalam hati nurani.
  • Etika Kebuddhaan adalah etika nurani. Melaksanakan Etika Kebuddhaan artinya membangun kebiasaan untuk berhati nurani.
    Pemujaan Sang Hyang Atma sebagai Batara Hyang Guru dalam agama Hindu adalah pemujaan Guru yang ada dalam diri. Suara Sang Hyang Atma itu tiada lain adalah suara hati nurani. Orang yang gelap hati nuraninya cenderung berbuat yang makin menutup sinar suci Tuhan.
  • Di dalam kitab Su Si agama Kong Hu Cu mengatakan, berbuat sesuai dengan Hati Nurani itulah Tao, sedangkan bimbingan untuk hidup menempuh jalan sesuai hati nurani itulah agama. Manusia yang tidak mengenal hati nuraninya maka ia tidak mengenal Tuhan.
    Secara sederhana, hati nurani adalah pusat kebenaran sejati. Pada akhirnya, hati nurani adalah solusi dari merosotnya akhlak dan moral bangsa Indonesia. Hati nurani sangat penting untuk mengedepankan kembali kejujuran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang saat ini sedang bermasalah.

Mengapa Partai HANURA didirikan

Partai HANURA harus didirikan untuk:

  • Menjawab kepedulian dan kecintaan yang mendalam terhadap nasib negara dan bangsa.
  • Menjamin kepastian masa depan bangsa Indonesia yang saat ini tidak jelas arahnya.
  • Merekonstruksi model kepemimpinan masa depan yang lebih memahami hati nurani rakyat, serta memiliki sifat-sifat jujur, tegas, berani, dan berkemampuan.
  • Mewujudkan semangat sebagaimana yang ditempuh para pendahulu kita, berhimpun bersama untuk menyelamatkan bangsa.
  • Merespons persoalan bangsa yang terlalu kompleks dibutuhkan solusi strategis, yaitu berpolitik dengan hati nurani untuk memperjuangkan kebenaran.
  • Membangun kekuatan politik yang tidak berorientasi pada kekuasaan semata, namun dengan spirit ke-Tuhanan guna kemaslahatan/kebaikan.

Sejarah Pendirian Partai

Pendirian Partai HANURA dirintis oleh Wiranto bersama tokoh-tokoh nasional yang menggelar pertemuan di Jakarta pada tanggal 13-14 November 2006.

Forum tersebut melahirkan delapan kesepakatan penting sebagai berikut.
Dengan memperhatikan kondisi lingkungan global, regional, dan nasional, serta kinerja pemerintahan RI selama ini, mengisyaratkan bahwa sejatinya Indonesia belum berhasil mewujudkan apa yang diamanatkan UUD 1945.

Memperhatikan kinerja pemerintahan sekarang ini maka kemungkinan tiga tahun yang akan datang akan sulit diharapkan adanya perubahan yang cukup signifikan, menyangkut perbaikan nasib bangsa.

Oleh sebab itu perjuangan untuk mewujudkan terjadinya sirkulasi kepemimpinan nasional dan pemerintahan bukan lagi untuk memenuhi ambisi perorangan atau kelompok, namun merupakan perjuangan bersama untuk menyelamatkan masa depan bangsa.
Perjuangan itu membutuhkan keberanian untuk menyusun strategi jangka panjang pada keseluruhan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara guna mengembalikan kemandirian dan kebanggaan kita sebagai bangsa.

Untuk itu diperlukan kepemimpimpinan yang jujur, bijak, dan berani yang dapat menggalang persatuan, kebersamaan, dan keikhlasan, sebagaimana dahulu para pendahulu kita 'berhimpun bersama sebagai bangsa untuk mencapai kemerdekaan'. Sekarang saatnya kita berhimpun kembali sebagai bangsa guna menyelamatkan negeri kita.
Kita kembangkan semangat perjuangan, 'Semua untuk satu, satu untuk semua'. Artinya, semua harus memberikan yang terbaik untuk satu tujuan bersama, yakni membentuk pemerintahan yang jujur dan berkualitas. Selanjutnya, pemerintahan itu benar-benar akan bekerja semata-mata untuk kepentingan rakyat Indonesia.
Perjuangan itu akan kita wadahi dalam sebuah partai politik.

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati dan melindungi perjuangan yang tulus dan ikhlas ini demi masa depan Indonesia yang kita cintai bersama.
Delapan kesepakatan itu kemudian ditindaklanjuti dalam wadah partai politik bernama Partai Hati Nurani Rakyat, disingkat Partai HANURA. Pendeklarasian partai ini diselenggarakan pada tanggal 21 Desember 2006 di Jakarta.

Komposisi dewan pendiri Partai HANURA di antaranya adalah: Jend. TNI (Purn) Wiranto, Yus Usman Sumanegara, Dr. Fuad Bawazier, Dr. Tuti Alawiyah AS., Jend. TNI (Purn) Fachrul Razi, Laks TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh, Prof. Dr. Achmad Sutarmadi, Prof. Dr. Max Wullur, Prof. Dr. Azzam Sam Yasin, Jend. TNI (Purn) Subagyo HS., Jend. Pol (Purn) Chaeruddin Ismail, Samuel Koto, LetJen. TNI (Purn) Suaidi Marasabessy, Marsdya TNI (Purn) Budhy Santoso, Djafar Badjeber, Uga Usman Wiranto, Letjen. TNI (Purn) Ary Mardjono, Elza Syarief, Nicolaus Daryanto, Anwar Fuadi, Dr. Teguh Samudra dan lain-lain.

Rating terkini HANURA 3 BESAR


Center of Electoral Reform (CETRO - Lembaga Survai Nasional) mengambil acak 1000 sms se Jateng merata di 35 Kabupaten/Kota. Hasilnya di umumkan pada tanggal 15 Juli 2008 sbb:
1. PDIP 15 %
2. GOLKAR 10 %
3. HANURA 9 %

PKS 6%
PKB 5%
PAN 3%
Demokrat 2%
Gerindra 0,5 %
Republikan 0,2%

20 prosen

Hanura Peringan Bacaleg dengan Target 20 Persen
sumber : www.hanura.com
Jakarta, Media Center – Seleksi tahap akhir Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) untuk tingkat Pusat Partai Hanura sudah memasuki tahap seleksi oleh Tim Sembilan sejak Minggu sampai Senin. Hari Minggu (13/7) seleksi diperuntukkan bagi wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, NAD, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Gorontalo, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku dan Maluku Utara. Sedangkan untuk hari Senin (14/7) untuk sesi pertama diperuntukkan bagi wilayah Papua, Banten, DIY, Jawa Timur, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan Bangka Belitung. Sesi keduanya untuk wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Bengkulu dan Lampung.
Prosesi penyeleksian diawali dengan pengarahan dari Ketua Umum Partai Hanura, H. Wiranto SH kepada para Bacaleg. Kemudian Bacaleg dikumpulkan per wilayah untuk di cek kebenaran administrasi maupun kebenaran secara fisik. Lalu para Bacaleg mengisi lembar komitmen Bacaleg, apabila kuota Bacaleg di wilayahnya telah penuh atau lebih dari yang disyaratkan maka para Bacaleg mengisi lembar komitmen kedua yang isinya pernyataan bersedia/tidaknya untuk dipindahkan wilayah pilihannya. Setelah mengisi lembar komitmen maka mereka kembali dipanggil oleh tim seleksi untuk ditanyakan mengenai komitmen yang mereka nyatakan.
Menurut Suci Islamiyati, Bacaleg Jawa Barat VIII, pernyataan bersedia/tidaknya pindah wilayah memang sudah risiko bagi daerah yang peminat Bacalegnya banyak. “Kalau saya maunya sih tetap karena kampung halaman di sana namun kita lihat saja nanti hasilnya bagaimana. Yang terpenting peraturan Partai mengenai target 20% suara sudah sangat membantu dan memberikan semangat serta motivasi untuk terus maju”, ungkapnya di sela-sela acara.
Sebelumnya, H. Wiranto SH mengatakan Partai Hanura sangat menghargai para kadernya, terutama hak-hak para kader pun dipikirkan oleh Partai. Karenanya untuk para Bacaleg dari target 30% yang disarankan pemerintah maka Partai Hanura memberikan keringanan kepada Bacaleg untuk mendapatkan massa sebanyak 20%. “Seandainya Bacaleg mendapatkan lebih dari 20% maka tidak berdasarkan nomor urut melainkan dari suara terbanyak. Sedangkan jika kurang dari 20% maka baru kembali ke nomor urut,” ujar Wiranto, yang diamini oleh para Bacaleg dan membuat Bacaleg kembali bersemangat. Di akhir arahannya, Wiranto pun mengucapkan Selamat Berjuang bagi para Bacaleg dan harapannya para Bacaleg dapat bekerja dengan giat untuk dapat meraih suara terbanyak. *(FA)

16 Juli 2008

KKP DILI

Laporan KKP Sangat Melegakan

Jakarta, Media Center – “ Pak Wiranto lega. Tapi leganya sudah dari dulu, sudah lama. Orang toh tidak melakukan sesuatu ya lega saja. Paling tidak percekcokan itu sudah berkurang ”, ungkap Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Hanura, Jenderal (Purn) Fachrul Razi ketika ditanyakan tanggapannya mengenai hasil laporan akhir Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP) Indonesia-Timor Leste, Selasa (15/07) di DPP Partai Hanura Jakarta. Laporan akhir KKP Indonesia – Timor Leste tidak memvonis bersalah tidaknya H. Wiranto SH, Ketua Umum Partai Hanura dalam pelanggaran berat HAM di Timor Leste tahun 1999 yang pada waktu itu menjabat sebagai Panglima ABRI. Laporan tersebut justru merekomendasikan agar baik Indonesia maupun Timor Leste tidak mengulangi kejadian serupa di masa datang.

Laporan akhir KKP Indonesia – Timor Leste tidak memvonis bersalah tidaknya H. Wiranto SH, Ketua Umum Partai Hanura dalam pelanggaran berat HAM di Timor Leste tahun 1999 yang pada waktu itu menjabat sebagai Panglima ABRI. Laporan tersebut justru merekomendasikan agar baik Indonesia maupun Timor Leste tidak mengulangi kejadian serupa di masa datang.
Sebelumnya, ada beberapa kalangan yang menilai kalau Ketua Umum Partai Hanura harus bertanggungjawab atas pelanggaran HAM pasca jajak pendapat di Timor Leste tahun 1999. Sedangkan Senin (14/07), Ketua DPR Agung Laksono menilai wacana KKP merupakan konspirasi untuk menjegal H. Wiranto SH dengan Partai Hanura-nya dalam pengumuman hasil investigasi KKP tersebut. Karena waktu penyampaiannya bersamaan dengan masa kampanye Pemilu Legislatif. "Secara pribadi saya tidak setuju dengan sikap jegal-menjegal seseorang melalui kasus pelanggaran HAM berat di Timtim itu, karena persoalannya bukanlah terletak pada orang per orang, tetapi adalah pada institusi," katanya seperti yang dilansir dari
www.kompas.com.
Menurut Fachrul Razi, banyak pihak yang meminta Wiranto untuk mengabaikan KKP. Namun dengan bijak Wiranto mengatakan agar hasil KKP yang merupakan hasil kerjasama kedua Negara patut diperhatikan. “Jangan tidak dianggap dong hasil KKP, itukan institusi yang dibentuk oleh kedua pemerintah, harus dihargai”, ucap Fachrul Razi menirukan ucapan Wiranto.
Fachrul juga mengungkapkan bukti tidak bersalah dan tidak terlibatnya Wiranto dalam pelanggaran HAM berat yaitu Wiranto pada saat itu memperlihatkan kesungguhan TNI dalam mengamankan jejak pendapat. Dia mempersilahkan semua pihak bisa masuk untuk menyaksikan apa yang terjadi di Timor Leste. Wiranto juga mempersilahkan military observer masuk ke Timor Leste meskipun tidak ada dalam perjanjian Tripartit. Begitu juga dengan Komnas HAM.
“Wiranto bilang, Komnas HAM penting untuk memantau apa ada pelanggaran HAM. Jadi kalau dikaitkan ada pelanggaran HAM, nggak mungkin lah. Kalau sudah begitu, lalu orang tuding ada pelanggaran HAM apa iya?”, kata Fachrul Razi.
KKP adalah sebuah lembaga yang dibentuk Pemerintah Indonesia dan Timor Leste untuk mencari titik terang kerusuhan pasca Jajak Pendapat Timor Timur 1999. KKP dibentuk 9 Maret 2005 dan anggotanya dilantik pada tanggal 14 Agustus 2005 dan berkedudukan di Denpasar, Bali. Lembaga ini terdiri dari 10 orang masing-masing 5 dari Indonesia dan 5 dari Timor Leste dan 2 koordinator masing-masing 1 dari Indonesia dan Timor Leste.
Selama bertugas KKP berupaya untuk mengungkap tiga kasus yang terjadi sebelum dan paska jajak pendapat di Timor Timur tahun 1999, yaitu kasus pembunuhan di Gereja LiquiC'a, perusakan rumah Manuel Carrascalao, dan kerusuhan Santa Cruz. Beberapa tokoh yang telah didengar keterangannya oleh KKP di antaranya, mantan Presiden BJ Habibie, mantan Panglima ABRI Wiranto, mantan Menlu Ali Alatas, mantan Kepala Badan Intelijen ABRI Mayjen (Purn) Zacky Anwar Makarim, mantan Komandan Korem Wiradharma Dili Mayjen Suhartono Suratman, mantan Panglima Kodam IX Udayana Mayjen (Purn) Adam Damiri, dan mantan Uskup

Hanura Peduli

Tingkatkan program HANURA PEDULI aspirasi masyarakat
agar masyarakat PEDULI NAHURA

Bismillah


Saatnya Hati Nurani Bicara dan Bekerja dengan Hati Nurani